EduPintar ingin menjangkau audiens yang lebih luas, tapi identitas brand-nya belum konsisten dan kehadiran media sosialnya sepi. Konten diunggah tanpa strategi, sehingga sulit membangun kepercayaan dan komunitas di tengah pasar edukasi yang ramai.
Kami mulai dari penataan identitas brand agar konsisten di semua kanal, lalu menyusun content pillar dan kalender konten bulanan. Produksi konten edukatif yang relevan dengan audiens dijalankan rutin, diperkuat community management dan kolaborasi dengan kreator yang sesuai.
Dalam 10 bulan, akun EduPintar tumbuh hampir 95 ribu followers dengan engagement rate 3.5 kali lebih tinggi. Yang lebih penting, media sosial berubah menjadi kanal akuisisi murid yang berkontribusi nyata pada pendaftaran.
“Konten dari Gooila bukan cuma menarik, tapi benar-benar mendatangkan audiens yang tepat. Brand kami sekarang jauh lebih dipercaya.”
Dedy Wicaksono, CEO โ EduPintar
Ceritakan tantangan Anda โ kami bantu rancang strategi yang tepat, sama seperti studi kasus ini.